|
Mengembangkan kreativitas anak adalah usaha sangat penting dalam meningkatkan kemampuan bakat dan minat siswa. Khususnya dalam bidang tulis menulis (cerita). Bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober, dijadikan moment sebagai peringatan Bulan Bahasa karena di salah satu kalimat yang terdapat bunyi sumpah pemuda menyatakan bahwa berbahasa satu, bahasa Indonesia.
SD Muhammadiyah GKB Gresik memiliki cara unik dan menarik untuk mengembangkan kreativitas siswa, yaitu dengan mengadakan kegiatan dengan label Gerakan Ayo, Menulis Cerita! Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 s.d. 10.00 di lapangan timur sekolah, diikuti secara serentak 712 siswa.
Seluruh siswa secara serentak akan melakukan pembuatan cerita. Anak bisa menuangkan imajinasinya terkait dengan ide cerita yang akan dibuat. Bagi siswa kelas I dan II, guru pendamping akan melakukan stimulasi secara visual berupa gambar. Hal ini diharapkan akan lebih mempermudah siswa dalam membuat cerita atau deskripsi terkait dengan gambar yang disukai.
“Selama 2,5 jam, siswa diberikan waktu untuk menulis cerita dengan tema bebas,” ujar Ichwan Arif, Kepala SD Muhammadiyah GKB Gresik. “Cerita yang dibuat anak bisa berbentuk puisi, cerita pengalaman, cerita bergambar, naskah drama, atau cerpen (cerita pendek),” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi sekolahterhadap kreativitas siswa, naskah cerita siswa nantinyaakan dibukukan dalam bentuk antologi/kumpulan cerita. Naskah cerita mulai dari siswa kelas I sampai kelas VI. Per level kelas nantinya akan dibuat antologi, sehingga total ada 6 antologi cerita. Untuk merangsang kreativitas siswa, 3 naskah cerita yang terbaik dari tiap level kelas nantikan akan mendapatkan hadiah menarik berupa tropy dan bingkisan menarikd dari panitia guru.
Lounching 6 antologi cerita dari tiap level kelas (I s.d. VI) akan dilakukan pada waktu penerimaan raport, pada akhir bulan Desember, nanti. Orang tua bisa melihat secara langsung karya original yang sudah dibukukan.

|